SELAMAT DATANG DI BLOG SANGGAR KEGIATAN BELAJAR KOTA PANGKALPINANG



menu

Senin, 10 Juni 2013

SKB PANGKALPINANG GELAR WORKSHOP PENGEMBANGAN MOTORIK UNTUK ANAK USIA DINI

SKB KOTA PANGKALPINANG GELAR WORKSHOP
PENDIDIK PAUD

Pangkalpinang  5 Juni 2013. SKB kota Pangkalpinang  bekeja sama dengan  Information  education and communication consultant (INFECT) Indonesia gelar worshop untuk pendidik PAUD dalam rangka menciptakan pendidik PAUD yang kreatif. Workshop yang di gelar merupakan pelatihan pengembangan motorik untuk anak usia dini dan senam irama  ceria 2. Workshop ini merupakan kegiatan swadana  dari peserta. Workshop ini mendapat perhatian yang besar dari pendidik PAUD yang ada di Bangka Belitung, hal ini terlihat besarnya animo pendidik PAUD dalam mengikuti kegiatan workshop tersebut. Jumlah peserta workshop sebanyak 374 orang dari berbagai kabupaten kota. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Olah Raga (GOR) Depati Bahrein Pangkalpinang. Materi merupakan  perpaduan teori dan praktek yang di pandu langsung oleh Dra Titis sensusiana narasumber dari INFECT Indonesia  dan sekaligus  pencipta gerak senam irama ceria 2. Diharapkan output (hasil) dari workshop tersebut terciptanya pendidik PAUD yang kreatif dalam mengajarkan gerak motorik pada anak usia dini, sebab anak usia dini mengalami pertumbuhan jasmani yang sangat pesat. Dalam beberapa bulan saja, tinggi dan berat badannya bertambah dengan cepat. hal tersebut dapat dilihat pada pertumbuhan motorik, koordinasi otot-otot dan kecepatan jasmaniahnya menunjukkan kemajuan-kemajuan yang pesat. Pertumbuhan keterampilan motorik, baik motorik kasar maupun halus pada anak, tidak akan berkembang melalui kematangan begitu saja, sehingga  keterampilan itu harus dipelajari. Perkembangan keterampilan motorik dipengaruhi oleh berbagai faktor yang mencakup kesiapan belajar, kesempatan belajar, kesempatan berpraktik, model yang baik, bimbingan serta motivasi, Dari hasil workshop ini diharapkan pendidik  PAUD mempunyai inovasi dan kreatif  yang baik dalam mengajarkan gerak motorik  Anak Usia Dini.
( by : Tefrino esvajaya )

Jumat, 17 Mei 2013

by tefrino esvajaya

Kamis, 18 April 2013


Guna memperingati Hari Kartini Paud SKB Kota Pangkalpinang menggelar aneka kegiatan. Diantaranya, lomba kolase, lomba senam hingga fashion show busana kartini, Rabu (17/4/2013) di Aula SKB Pangkalpinang di Tuatunu.

Kepala SKB Pangkalpinang Djuariningsih menyebutkan kegiatan ini mengambil tema "Dengan semangat Kartini Kita Tingkatkan Rasa Nasionalisme Patriotiema serta Kreatifitas pada Anak Usia Dini,"

"Semua kegiatan perlombaan dirancang dengan   melibatkan orangtua wali murid , sebagai salah satu cara untuk memberikan semangat/dorongan kepada anak-anak untuk selalu berkarya, selain itu juga memperat tali silaturahmi antar sekolah dengan orangtua wali murid,"papar Djuariningsih kepada Bangkapos.com, di Pangkalpinang, Rabu.

Kegiatan ini melibatkan 190 anak dan orang tuanya, masing-masing lomba dikemas dengan melibatkan orang tuanya. Antara lain, lomba fashion show yang dilakukan anak berpasangan yaitu dengan sang ibu menggunakan pakaian khas Kartini.

Rabu, 27 Februari 2013

KEGIATAN OUTDOOR PAUD CERIA SKB PANGKALPINANG


KEGIATAN OUTDOOR PAUD SKB KOTA PANGKALPINANG
Outdoor ke BBIL Air Mawar Pangkalpinang

Kamis, 21 Februari  2013 PAUD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pangkalpinang mengadakan kegiatan outdoor di BBIL (Balai Benih Ikan Lokal) Air Mawar Jalan Ketapang Pangkalpinang , kegiatan ini dilaksankan di BBIL karena  berkaitan dengan tema pembelajaran bulan Februari yaitu binatang.  Menurut kepala SKB Kota Pangalpinang “Djuariningsih”, tujuan dari kegiatan ini agar anak-anak mendapatkan pengalaman langsung bagaimana pembibitan ikan yang dilakukan di BBIL selain itu juga memberikan suasana pembelajaran yang menyenangkan sesuai dengan prinsip pembelajaran anak usia dini “belajar melalui bermain” . Dengan harapan agar semua aspek-aspek perkembangan anak dapat berkembang secara optimal.
 Kegiatan outdoor merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap semester satu kali .  Kegiatan ini diikuti sebanyak 190 peserta didik yaitu PAUD Ceria SKB Kota Pangkalpinang sebanyak 141 anak, PAUD Harapan Bunda binaan SKB kota Pangkalpinang berjumlah 24 anak,dan PAUD Al Hasanah berjumlah 22 anak dengan jumlah guru sebanyak 15 orang dan didampingi Pamong Belajar SKB kota Pangkalpinang  sebanyak 10 orang.
 Kepala UPT BBIL Air Mawar Bapak Teguh,  merencanakan memberi kesempatan kepada anak PAUD untuk memberi makan ikan yang ada di kolam, dengan didampingi banyak pelajar PSG di UPT. BBIL, akan tetapi karena hari hujan  maka peserta didik tidak dapat  berkeliling ke kolam ikan yang ukurannya besar kecuali hanya melihat tempat/ kolam pembititan anak ikan. Tetapi hal ini tidak mengurangi antusias anak ingin tahu bagaimana anak ikan disemai sebelum dilepas ke kolam yeng lebih besar. Tiap kelompok Anak-anak PAUD secara bergiliran perkelompok melihat bibit ikan. Sebagai oleh oleh dari UPT. BBIL anak-anak diberi bibit ikan setiap anak 1 bungkus.
Untuk itu anak-anak mengucapkan terima kasih atas kebaikan bapak-ibu di UPT BBIL Air Mawar, terimakasih juga oleh-oleh bibit ikannya.

Kamis, 14 Februari 2013

Lembar Informasi Data Individual Pamong Belajar

Menindaklanjuti kelengkapan data dalam rangka memenuhi syarat pengajuan tunjangan jabatan fungsional dan dalam rangka pemutakhiran data pamong belajar secara berkala, maka Pengurus Pusat Ikatan Pamong Belajar Indonesia (IPABI) meminta kepada pengurus daerah dan pengurus cabang untuk melakukan pemutakhiran data Pamong Belajar UPTD SKB/BPKB dan UPT BPPAUDNI/PPPAUDNI setiap 1 tahun sekali dengan format LIDI (Lembar Informasi Data Individu) Pamong Belajar. Adapun format LIDI Pamong Belajar  di Download di sini ( KLIK DI SINI)

Kamis, 26 April 2012

SKB Kota Pangkalpinang baru-baru ini meluncurkan produk dodol nanas tiga rasa, manis, asin keju dan pedas. Ketiga produk ini adalah hasil karya kelompok belajar paket B, yang kebanyakan ibu rumah tangga.



Saat ini kelompok belajar itu telah tiga kali memproduksi  dodol yang bahannya semua asli dan tanpa pengawet. Jika biasanya dodol dikemas gulungan dan di plastik, dodol yang diberi nama Dodol Eskabe ini dikemas menarik dalam keranjang rotan, dibungkus kecil-kecil sehingga sangat cocok untuk camilan.

Kita jaga kualitasnya dengan bahan-bahan asli, dan kita permanis kemasannya agar orang lebih tertarik. Dodol ini pas banget untuk oleh-oleh, ini sekaligus menambah menu oleh-oleh khas Bangka, jadi tidak melulu kemplang, madu atau keretek. Sekarang ada dodol khas Bangka,

Saat ini pemasaran Dodol Eskabe baru sebatas dari mulut ke mulut, namun ke depan akan dipasarkan ke toko-toko.

"Ini habis terus belum sempat dijual ke toko. Ke depan kita akan pasarkan juga ke toko-toko, dodol ini bisa tahan selama satu bulan," jelasnya.

Dari hasil penjualan Dodol Eskabe yang dipatok dengan harga Rp 35.000 per kemasan ini, keuntungannya diberikan kepada anggota kelompok belajar.

SKB yang biayai kegiatan ini, tapi keuntungan kita berikan kepada kelompok belajar. Ke depan kita berharap ada perusahaan yang peduli dan mau memberikan modal kepada mereka, karena ketika sudah selesai sekolah paketnya kami tidak memberikan modal lagi. Dengan demikian ibu- ibu ini bisa menjadi penggerak ekonomi keluarga,