UPT Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pangkalpinang mengadakan
acara Bakti Sosial membagikan 60 kupon kepada kaum dhuafa, kupon ini
untuk mendapatkan satu paket sembako yang berisi beras 5 kg, susu 1
kaleng, minyak goreng fortune 1 liter, gula 1 kg, dan 2 bungkus mie
instan serta uang tunai sebesar Rp 50.000, Rabu (31/7).
Pembagian paket sembako ini diberikan kepada kaum dhuafa yang ada di
empat kecamatan yaitu Gerunggang, Rangkui, Taman sari dan Kecamatan
Girimaya.
"Dilihat dari nilai nominalnya memang tidak seberapa, tapi yang
penting niat kami tulus untuk membantu masyarakat . Sasaran penerima
bantuan kegiatan bakti sosial ini adalah . Kami belum bisa menjangkau
semua kecamatan Insya Alllah tahun depan semua kecamatan bisa kami
undang. Disamping memberikan paket sembako kepada kaum dhuafa , kami
juga memberikan santunan kepada Panti Asuhan Al-Iklas berupa uang tunai
sebesar Rp. 1.050.000,"papar Kepala SKB Kota Pangkalpinang
Djuariningsih.
Djuariningsih menyatakan kegiatan bakti sosial di bulan Ramadan
yang mengambil tema "Berbagi Untuk Membantu Sesama" ini bertujuan
menumbuhkan rasa kepedulian sosial kepada sesama serta meringankan
sedikit beban masyarakat yang kurang mampu. Sekaligus menjadi ajang
tali silaturahim antara SKB dengan masyarakat.
"Sumber dana dari kegiatan bakti sosial ini murni berasal dari
swadana antara lain dari sumbangan wali murid PAUD SKB, pegawai SKB
serta dari masyarakat juga dari Bumi Laskar Pelangi , semuanya terkumpul
sebesar Rp. 10.050.000,"terangnya.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan SKB dapat semakin dekat dengan
masyarakat berbagi kebahagiaan dan kebaikan dalam bulan suci Ramadhan.
"Kami berharap mudah-mudahan kegiatan ini bisa kami laksanakan setiap
tahun sehingga menjadi agenda rutin SKB dalam menyambut bulan Suci
Ramadhan. Dan Kami juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang
turut memberikan bantuanya sehingga kegiatan Bakti Sosial bisa berjalan
dengan lancar," tutupnya.
dikutip dari bangka pos 01 Agustus 2013
Laman
SELAMAT DATANG DI BLOG SANGGAR KEGIATAN BELAJAR KOTA PANGKALPINANG
menu
Kamis, 01 Agustus 2013
Senin, 10 Juni 2013
SKB PANGKALPINANG GELAR WORKSHOP PENGEMBANGAN MOTORIK UNTUK ANAK USIA DINI
SKB KOTA
PANGKALPINANG GELAR WORKSHOP
PENDIDIK
PAUD
Pangkalpinang 5 Juni 2013. SKB kota Pangkalpinang bekeja sama dengan Information
education and communication consultant (INFECT) Indonesia gelar worshop
untuk pendidik PAUD dalam rangka menciptakan pendidik PAUD yang kreatif.
Workshop yang di gelar merupakan pelatihan pengembangan motorik untuk anak usia
dini dan senam irama ceria 2. Workshop
ini merupakan kegiatan swadana dari
peserta. Workshop ini mendapat perhatian yang besar dari pendidik PAUD yang ada
di Bangka Belitung, hal ini terlihat besarnya animo pendidik PAUD dalam
mengikuti kegiatan workshop tersebut. Jumlah peserta workshop sebanyak 374
orang dari berbagai kabupaten kota. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Olah
Raga (GOR) Depati Bahrein Pangkalpinang. Materi merupakan perpaduan teori dan praktek yang di pandu
langsung oleh Dra Titis sensusiana narasumber dari INFECT Indonesia dan sekaligus
pencipta gerak senam irama ceria 2. Diharapkan output (hasil) dari
workshop tersebut terciptanya pendidik PAUD yang kreatif dalam mengajarkan gerak
motorik pada anak usia dini, sebab anak usia dini mengalami
pertumbuhan jasmani yang sangat pesat. Dalam beberapa bulan saja, tinggi dan berat
badannya bertambah dengan cepat. hal tersebut dapat dilihat pada pertumbuhan
motorik, koordinasi otot-otot dan kecepatan jasmaniahnya menunjukkan
kemajuan-kemajuan yang pesat. Pertumbuhan keterampilan motorik, baik motorik
kasar maupun halus pada anak, tidak akan berkembang melalui kematangan begitu
saja, sehingga keterampilan itu harus
dipelajari. Perkembangan keterampilan motorik dipengaruhi oleh berbagai faktor
yang mencakup kesiapan belajar, kesempatan belajar, kesempatan berpraktik,
model yang baik, bimbingan serta motivasi, Dari hasil workshop ini diharapkan
pendidik PAUD mempunyai inovasi dan
kreatif yang baik dalam mengajarkan
gerak motorik Anak Usia Dini.
( by : Tefrino esvajaya )
Jumat, 17 Mei 2013
Kamis, 18 April 2013
Kepala SKB Pangkalpinang Djuariningsih menyebutkan kegiatan
ini mengambil tema "Dengan semangat Kartini Kita Tingkatkan Rasa
Nasionalisme Patriotiema serta Kreatifitas pada Anak Usia Dini,"
"Semua
kegiatan perlombaan dirancang dengan melibatkan orangtua wali murid ,
sebagai salah satu cara untuk memberikan semangat/dorongan kepada
anak-anak untuk selalu berkarya, selain itu juga memperat tali
silaturahmi antar sekolah dengan orangtua wali murid,"papar
Djuariningsih kepada Bangkapos.com, di Pangkalpinang, Rabu.
Kegiatan
ini melibatkan 190 anak dan orang tuanya, masing-masing lomba dikemas
dengan melibatkan orang tuanya. Antara lain, lomba fashion show yang dilakukan anak berpasangan yaitu dengan sang ibu menggunakan pakaian khas Kartini.
Rabu, 27 Februari 2013
KEGIATAN OUTDOOR PAUD CERIA SKB PANGKALPINANG
KEGIATAN
OUTDOOR PAUD SKB KOTA
PANGKALPINANG
“Outdoor ke BBIL Air Mawar Pangkalpinang”
Kamis, 21 Februari 2013 PAUD Sanggar
Kegiatan
Belajar
(SKB) Kota Pangkalpinang mengadakan kegiatan outdoor di BBIL (Balai Benih Ikan
Lokal) Air Mawar Jalan
Ketapang Pangkalpinang , kegiatan ini dilaksankan di BBIL
karena berkaitan dengan tema pembelajaran bulan
Februari yaitu binatang. Menurut kepala SKB Kota Pangalpinang
“Djuariningsih”, tujuan dari kegiatan ini agar anak-anak mendapatkan pengalaman
langsung bagaimana pembibitan ikan yang dilakukan di BBIL selain itu juga
memberikan suasana pembelajaran yang menyenangkan sesuai dengan prinsip
pembelajaran anak usia dini “belajar melalui bermain” . Dengan harapan agar
semua aspek-aspek perkembangan anak dapat berkembang secara optimal.
Kegiatan
outdoor
merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap semester satu kali . Kegiatan
ini diikuti sebanyak 190
peserta didik yaitu PAUD Ceria SKB Kota Pangkalpinang sebanyak 141 anak, PAUD
Harapan Bunda binaan SKB kota Pangkalpinang berjumlah 24 anak,dan PAUD Al
Hasanah berjumlah 22 anak dengan jumlah guru sebanyak 15 orang dan didampingi Pamong
Belajar SKB kota Pangkalpinang sebanyak 10 orang.
Kepala UPT BBIL Air Mawar Bapak Teguh,
merencanakan memberi kesempatan kepada anak PAUD untuk memberi makan
ikan yang ada di kolam, dengan didampingi banyak pelajar PSG di UPT. BBIL, akan
tetapi karena hari hujan maka peserta
didik tidak dapat
berkeliling ke
kolam ikan yang ukurannya besar kecuali hanya melihat tempat/ kolam pembititan
anak ikan. Tetapi hal ini tidak mengurangi antusias anak ingin tahu bagaimana anak ikan
disemai sebelum dilepas ke kolam yeng lebih besar. Tiap kelompok Anak-anak PAUD
secara bergiliran perkelompok melihat bibit ikan. Sebagai oleh
oleh dari UPT. BBIL
anak-anak diberi bibit ikan setiap anak 1 bungkus.
Untuk itu anak-anak
mengucapkan terima kasih atas kebaikan bapak-ibu di UPT BBIL Air Mawar,
terimakasih juga oleh-oleh bibit ikannya.
Kamis, 14 Februari 2013
Lembar Informasi Data Individual Pamong Belajar
Kamis, 26 April 2012
Saat ini kelompok belajar itu telah tiga kali memproduksi dodol yang bahannya semua asli dan tanpa pengawet. Jika biasanya dodol dikemas gulungan dan di plastik, dodol yang diberi nama Dodol Eskabe ini dikemas menarik dalam keranjang rotan, dibungkus kecil-kecil sehingga sangat cocok untuk camilan.
Kita jaga kualitasnya dengan bahan-bahan asli, dan kita permanis kemasannya agar orang lebih tertarik. Dodol ini pas banget untuk oleh-oleh, ini sekaligus menambah menu oleh-oleh khas Bangka, jadi tidak melulu kemplang, madu atau keretek. Sekarang ada dodol khas Bangka,
Saat ini pemasaran Dodol Eskabe baru sebatas dari mulut ke mulut, namun ke depan akan dipasarkan ke toko-toko.
"Ini habis terus belum sempat dijual ke toko. Ke depan kita akan pasarkan juga ke toko-toko, dodol ini bisa tahan selama satu bulan," jelasnya.
Dari hasil penjualan Dodol Eskabe yang dipatok dengan harga Rp 35.000 per kemasan ini, keuntungannya diberikan kepada anggota kelompok belajar.
SKB yang biayai kegiatan ini, tapi keuntungan kita berikan kepada kelompok belajar. Ke depan kita berharap ada perusahaan yang peduli dan mau memberikan modal kepada mereka, karena ketika sudah selesai sekolah paketnya kami tidak memberikan modal lagi. Dengan demikian ibu- ibu ini bisa menjadi penggerak ekonomi keluarga,
Label:
PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP
Langganan:
Postingan (Atom)
